Skip to main content

Yamaha R1 2019 Dikabarkan Akan Pakai Seamless Girboks


Produsen motor Superbike selalu berusaha mengunakan teknologi terdepan pada sepeda motornya, terutama pada kapasitas 1 liter yang menjadi barometer teknologi terkini. Misalnya, Yamaha adalah yang pertama menawarkan crankshaft crossplane pada R1 pada 2009 - teknologi hanya diaplikasi pada motor balap MotoGP. Demikian pula, BMW HP4 RACE membawa sasis serat karbon yang telah dikembangkan untuk MotoGP; dan ini menghasilkan pengurangan bobot dan kekakuan saat balap.
Dari tampilan gambar paten ini, tampaknya seolah-olah Yamaha ingin menjadi yang pertama untuk menawarkan gearbox seamless yang berasal dari MotoGP pada superbike kelas literenya, YZF-R1.
Jika Anda telah menggunakan quickshifter sebelumnya, Anda akan tahu seberapa cepat peningkatan atau penurunan downshift dibandingkan seamless girboks. Para insinyur Honda di tim Repsol Honda pada 2011 menyatakan perpindahan gigi dapat menjadi lebih cepat bahkan jika itu dilakukan dalam milidetik dan perpindahannya hampir seperti transmisi matik.

Sederhananya, transmisi mulus tidak menjadi netral antara melepaskan gigi yang Anda gunakan dan gigi yang akan Anda masukan. Hal ini melibatkan rasio berikutnya sementara rasio saat ini masih berjalan. Sistem ini sangat canggih pada motor MotoGP, di mana memiliki banyak pawls kecil di dalam roda gigi yang mengunci dan membuka kunci roda gigi dalam mode 'ratchet'. Jadi Anda dapat memiliki dua gir yang bekerja pada saat yang bersamaan, tetapi gigi yang lebih lambat lebih cepat di pawls, yang berarti tidak ada gangguan pada drive sama sekali.
Menariknya, proses itu bukan pergeseran yang lebih cepat, tetapi kelancaran pergeseran. Transmisi ini memberi mereka kepercayaan diri untuk pindah persneling bahkan saat menikung dengan kecepatan tinggi dan kemungkinan akan diterapkan pada Yamaha YZF-R1 generasi berikutnya.
Meskipun terdengar bagus, gearbox berteknologi tinggi ini sangat kompleks dan sangat mahal. Biaya sewa tahunan untuk gearbox mulus hanya beberapa tahun yang lalu adalah 3 ribu euro. Gambar paten mungkin mengisyaratkan produk masa depan tetapi tidak selalu menjadi indikator menjadi model produksi massal. Namun demikian, jika gearbox ini datang ke motor massal, Yamaha jelas harus sudah menemukan solusi membuat seamless lebih murah.

Comments

Popular posts from this blog

Yamaha MX King Facelift Dengan Striping Livery Movistar!!

Hai gaes... Pada artikel kali ini saya akan membahas Yamaha MX King 150 atau di Vietnam bernama Yamaha Exciter belum lama ini mendapatkan facelift atau pembaruan dengan perubahan di beberapa part namun tidak semuanya, bisa di bilang ini sebagai Minor facelift. Bulan Agustus 2018, yamaha Exciter mengalami facelift dan ada beberapa hal baru yang ada di yamaha exciter facelift 2018 ini. Yamaha MX King 150 mendapat perubahan headlamp baru bergaya led, full digital LCD panel speedometer, kemudian ada engine on of serta bentuk velg baru dan fitur remote answer back system. Walaupun masih facelift minor change namun yamaha exciter 150 facelift ini sudah terlihat beda dari yamaha MX king 150 di Indonesia, namun di bulan agustus ini Yamaha Exciter facelift ini kembali mendapatkan penyegaran atau mendapatkan tambahan warna baru. Warna terbaru dari Yamaha exciter facelift 2019 ini ada versi movistar dan ulang tahun ke-20 dengan warna biru putih gaes.  kita tahu bahwa Yamaha adalah te...

Perbedaan Honda CB-750P dan CB-500P

Motor Polisi di berbagai belahan dunia pasti punya ciri khas tersendiri. Mulai dari kapasitas mesin kecil hingga yang besar. Kali ini saya akan membahas motor polisi yang punya sejarah menarik. Motor ini adalah Honda CB-750P yang pertama kali jadi motor polisi yang punya rem depan cakram pada masanya. Selain itu kita juga akan membahas apa bedanya dengan Honda CB-500P yang jadi versi kecil dari CB 750P. Motor CB-750P lahir tidak jauh dari lahirnya Honda CB750 Four yang resmi diperkenalkan di Amerika Serikat tahun 1969. Meski menarik perhatian dan punya teknologi yang keren tapi untuk Amerika Serikat Honda 750 ini dirasa masih kurang untuk motor polisi. Motor berkapasitas 750 cc ini dirasa masih kurang besar untuk motor polisi di Amerika yang saat itu lebih memilih Harley-Davidson dan Moto Guzzi. Tapi untuk Jepang dan beberapa negara lainnya motor polisi ini bisa dibilang cukup sukses. Selain menjual CB-750P, Honda ternyata j...

Suzuki Thunder 125cc Bergaya Cafe Racer

Design terbilang sebagai builder ternama di Hanoi Vietnam. Salah satu garapannya yang menarik adalah Suzuki GN 125cc. Suzuki Thunder 125cc yang dimodif bergaya cafe racer klasik. Seperti garapan-garapan Design lainnya, cafe racer ini sangat sederhana namun dikemas dengan penampilan yang mengesankan. Tampilan standar Suzuki GN 125 ini sudah hilang seutuhnya dengan berbagai part baru. Mungkin tinggal mesin dan beberapa bagian rangka saja yang dipertahankan.Sebuah tangki baru dengan ukuran cukup besar dan panjang tampak cocok dengan desain cafe racer classicnya. Sub-frame juga kena rombakan agar posisinya menjadi datar dan sesuai dengan genre yang diaplikasikan. Sehingga mulai dari headlamp, tangki dan jok menjadi satu garis lurus tanpa terputus. Sebab, garis lurus ini merupakan poin penting dari sebuah cafe racer.Pada bagian kaki-kaki, pelek palang milik GN125 ini sudah berganti menjadi pelek jari-jari dengan ban Firestone Classic. ...